PERBEDAAN PISANG CAVENDISH DAN PISANG RAJA

Bibit pisang cavendish – Pisang merupakan salah satu jenis buah tropis populer yang banyak dikonsumsi masyarakat luas. Namun rupanya, masih banyak orang yang belum tahu macam-macam jenis pisang serta perbedaannya. Di antara sekian banyak jenis pisang, Pisang Cavendish dan Pisang Raja dikategorikan sebagai pisang terlezat untuk dimakan.

Meskipun keduanya banyak dijual di pasaran, dan bentuknya tidak jauh berbeda, ternyata dua jenis pisang tersebut memiliki perbedaan. Nah, tahukah Anda apa bedanya pisang cavendish dan pisang raja?

Pohon pisang termasuk tanaman yang mudah ditanam dan cepat menghasilkan buah. Nah, Ini adalah pisang Cavendish, pisang dengan bentuk dan warna terbaik di liangkungannya. Pisang Cavendish merupakan salah satu komoditas buah tropis yang sangat populer di dunia. Di Indonesia, Pisang Cavendish sering dikenal dengan sebutan Pisang Ambon Putih (Rodinah, 2005).

Pisang dari famili Musaceae ini dikembangbiakkan menggunakan metode kultur jaringan (Biotrop, 2008). Pisang cavendish memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan pisang lain. Pada pohonnya berwarna hijau agak kehitaman, serta aca corak warna kemerahan yang melekat di tangkai daunnya.

Tentang Bibit Pisang Cavendish

Bibit pisang cavendish yang masih kecil, sekitar umur 1 sampai 2 bulan dari indukan, terdapat bercak gelap yang menyebar pada daun yang masih muda, bercak ini akan hilang bila pohon mulai tumbuh besar. jarak daun yang tumbuh terbilang cukup rapat dan padat. Jadi daunnya lebih lebat dan nampak rimbun.

Pohon Pisang Cavendish mempunyai tinggi batang 2,5 – 3m dengan warna hijau kehitaman. Suhu merupakan faktor utama untuk pertumbuhan tanaman Pisang Cavendish. Suhu yang paling baik agar Pisang Cavendish dapat bertumbuh adalah sekitar 27 – 38°C. Tanaman ini tumbuh di daerah tropis dan subtropis.

Pisang Cavendish memiliki rasa yang manis dan lembut, namun sedikit asam. Kulit Pisang Cavendish berwarna hijau kekuningan dan sedikit tebal. Apabila telah matang, Pisang Cavendish berubah warna kuning mulus. Dalam satu tandan terdiri atas 8 hingga 13 sisir, dan pada tiap sisir ada 12 hingga 22 buah Pisang Cavendish.

Satu buah Pisang Cavendish mengandung kalium dan potasium yang sangat tinggi. Kedua jenis mineral ini berguna dalam melancarkan sistem peredaran darah dalam tubuh sehingga proses transfusi darah menjadi lancar. Kalium dalam Pisang Cavendish juga berfungsi dalam mengatur detak jantung menjadi stabil.

Pisang Cavendish umumnya berukuran besar dengan daging buah yang empuk tapi padat. Pisang yang memiliki nama ilmiah Musa acuminata ini merupakan jenis pisang yang paling sering disantap sebagai topping ice cream atau cake, dan bisa juga dikreasikan sebagai olahan makanan dari pisang yang unik dan lezat.

Di Indonesia sendiri, perkebunan Pisang Cavendish yang besar dimiliki oleh perusahaan lokal yaitu PT Nusantara Tropical Farm (NTF) di perbatasan Taman Nasional Way Kambas, Kecamatan Labuhan Batu, Lampung Timur.

Tentang Bibit Pisang Raja

Pisang Raja—tidak jauh dari namanya, Pisang Rajakerapkali dijuluki sebagai rajanya pisang. Pisang Raja merupakan produk pisang lokal Indonesia. Rajanya pisang ini memiliki daging buah yang sangat manis. Walau belum matang, pisang raja bisa diolah menjadi keripik pisang atau sale pisang.

Tekstur daging pisang raja tidak memprul, agak kenyal, dan jika digoreng rasa manisnya lebih keluar. Piasng Raja termasuk kelompok AAB (triploid, partenokarp) dalam jenis-jenis pisang, dan memiliki berbagai macam varietas seperti Pisang Raja Sereh.

Pisang Raja memiliki ukuran buah yang cukup besar, dengan diameter 3,2 cm dengan panjang 12 hingga 18 cm. Pisang ini memiliki kulit buah yang tebal dan berwarna kuning, dengan bintik berwarna hitam pada pisang yang sudah matang. Bentuk pisang jenis ini umumnya melengkung, daging yang sudah matang berwarna kuning kemerahan. Dalam satu tandan umumnya terdapat 9 sisir atau sekitar 129 buah pisang.

Pisang Raja mengandung protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor dan zat besi sekaligus vitamin A, B1, dan vitamin C. Satu buah Pisang Raja mengandung energi sebesar 120 kilo kalori, protein 1,2 gram, karbohidrat 31,8 gram, lemak 0,2 gram, kalsium 10 miligram, fosfor 22 miligram, dan zat besi 1 miligram. Di dalam satu buah Pisang Raja juga terkandung 950 IU vitamin A, 0,06 miligram vitamin B1, dan 10 miligram vitamin C.

Jika Pisang Cavendish umumnya digunakan sebagai topping ice cream atau cake, serta berbagai olahan pisang seperti smoothies, Pisang Raja sering diolah dengan cara digoreng, sebagai isian kolak, dipanggang, atau pun dijadikan keripik serta sale pisang. Di Indonesia, Pisang Raja menjadi bagian dari tradisi panjang filosofi Jawa.

Pisang Raja yang dihias dengan buah jambe dan kapur sirih merupakan simbol kesuburan dan biasa digunakan dalam acara ritual lamaran serta adat pernikahan. Jenis Pisang Raja untuk seserahan lamaran dan nikahan adalah jenis Pisang Raja Tarub.

Demikian tentang perbedan pisang cavendish dan pisang raja, Yuk menanam pisang untuk panen di masa depan..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *